DENPASAR | Infolpdbali.com — Memperkuat sinergi antara perbankan daerah dengan pemerintah daerah sebagai pemegang saham, Bank BPD Bali menggelar rapat strategis bersama para pemegang saham, Rabu, 9 September 2026.
Rapat yang berlangsung di Kantor Pusat Bank BPD Bali tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan dihadiri para pimpinan daerah kabupaten/kota se-Bali, jajaran Direksi serta Dewan Komisaris Bank BPD Bali.
Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi berbagai isu yang berkembang sekaligus membahas arah kebijakan dan pengembangan bisnis Bank BPD Bali ke depan.
Kegiatan tersebut diawali dengan agenda sapa nasabah di Kantor Cabang Renon. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan rapat bersama pemegang saham yang membahas sejumlah isu strategis terkait perkembangan dan penguatan bisnis bank.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan Bank BPD Bali terus memiliki kesiapan dalam menghadapi dinamika perekonomian, sekaligus mampu memperkuat perannya sebagai bank milik pemerintah daerah yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Bali.
Sinergi antara Bank BPD Bali dengan pemerintah daerah dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis perbankan daerah. Koordinasi yang dilakukan secara berkala juga menjadi ruang untuk menyelaraskan kepentingan bank dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Melalui pertemuan tersebut, jajaran pemegang saham, Direksi dan Dewan Komisaris dapat melakukan evaluasi bersama terhadap berbagai tantangan yang dihadapi sektor perbankan, sekaligus menentukan langkah strategis yang diperlukan agar kinerja bank tetap tumbuh dan mampu beradaptasi terhadap perubahan ekonomi.
Perkuat Bank Milik Daerah
Bank BPD Bali memiliki posisi strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Bali. Karena itu, penguatan fundamental bisnis, peningkatan kualitas layanan, serta kemampuan membaca peluang ekonomi menjadi bagian penting dalam menjaga daya saing bank.
Rapat bersama pemegang saham ini sekaligus menunjukkan komitmen bersama untuk terus memperkuat Bank BPD Bali sebagai lembaga keuangan milik daerah yang sehat, profesional dan mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat serta pemerintah daerah.
Kehadiran kepala daerah kabupaten/kota se-Bali dalam agenda tersebut juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Bank BPD Bali. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka ruang yang semakin luas bagi bank untuk mendukung berbagai program pembangunan dan aktivitas ekonomi di masing-masing daerah.
Di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak, koordinasi antara pemegang saham dan manajemen bank menjadi semakin penting. Setiap kebijakan bisnis perlu disusun dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi sekaligus kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.
Dengan evaluasi isu strategis dan penyelarasan arah kebijakan tersebut, Bank BPD Bali diharapkan semakin adaptif menghadapi tantangan sekaligus mampu menangkap peluang pertumbuhan bisnis ke depan.
Rapat strategis ini pun menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun perbankan daerah yang semakin kuat, sekaligus memperkokoh sinergi Bank BPD Bali, Pemerintah Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/kota se-Bali dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi diperkuat, strategi dipertajam, Bank BPD Bali didorong semakin siap menghadapi tantangan dan peluang ekonomi Bali ke depan. (Tim)