GIANYAR | Infolpdbali.com – LPD Desa Adat Peliatan menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Saraswati kepada seluruh umat Hindu, khususnya masyarakat Bali yang merayakan hari suci pemujaan Dewi Saraswati sebagai manifestasi Tuhan dalam aspek ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, dan seni.
Ucapan tersebut disampaikan oleh Pemucuk LPD Desa Adat peliatan Wayan Yudatama atau yang akrab disapa Yande , sebagai ungkapan doa dan harapan agar Hari Raya Saraswati menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, menumbuhkan kebijaksanaan, serta membangun kehidupan yang lebih baik.
“Selamat Hari Raya Saraswati. Semoga sinar suci ilmu pengetahuan senantiasa menerangi pikiran dan hati kita, menuntun setiap langkah menuju kebijaksanaan, serta menjadikan kita pribadi yang rendah hati, berkarakter, dan bermanfaat bagi sesama,” ujar Yudatama
Menurutnya, Hari Raya Saraswati tidak semata-mata menjadi hari untuk menghormati ilmu pengetahuan, tetapi juga momentum untuk merenungkan bagaimana pengetahuan yang dimiliki dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ilmu pengetahuan, kata dia, akan memiliki makna yang semakin besar apabila diiringi dengan moralitas, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Sebab, kecerdasan tanpa kebijaksanaan dapat kehilangan arah, sedangkan ilmu yang dilandasi nilai-nilai kebaikan mampu menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat yang lebih beradab.
Saraswati, Cahaya Pengetahuan dan Kebijaksanaan
Hari Raya Saraswati dirayakan setiap Saniscara Umanis Wuku Watugunung dalam kalender Bali. Hari suci ini didedikasikan untuk memuja Dewi Saraswati, yang dalam tradisi Hindu dikenal sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan, kebijaksanaan, dan seni.
Dalam pemaknaan simbolisnya, Saraswati mengingatkan umat manusia akan pentingnya pengetahuan sebagai penerang kehidupan. Buku melambangkan sumber ilmu, sementara berbagai atribut Dewi Saraswati memiliki makna yang berkaitan dengan kebijaksanaan, kesucian, dan keharmonisan.
Namun, pengetahuan tidak cukup hanya dikumpulkan, dibaca, atau dihafalkan. Ilmu harus dipahami, diamalkan, dan digunakan untuk menebarkan manfaat. Semakin tinggi pengetahuan seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk menjaga kebenaran, menghargai perbedaan, dan mengambil keputusan secara bijaksana.
Dalam kehidupan modern yang dipenuhi arus informasi, pesan tersebut menjadi semakin relevan. Masyarakat tidak hanya dituntut untuk mampu mengakses informasi, tetapi juga harus cermat membedakan fakta dan kabar yang menyesatkan, berpikir kritis, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
sebagai Lembaga Keuangan Milik adat (LPD) , nilai-nilai Saraswati juga menjadi pengingat bahwa pengetahuan, kebenaran, dan tanggung jawab merupakan fondasi penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menyalakan Cahaya Kebaikan dari Ilmu
Yudatama berharap, perayaan Hari Raya Saraswati dapat menjadi kesempatan bagi setiap orang untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan menumbuhkan semangat berbagi pengetahuan.
Ia juga mengajak generasi muda untuk menjadikan pendidikan sebagai jalan membuka masa depan, membangun karakter, serta meningkatkan kualitas kehidupan. Ilmu hendaknya tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi turut menjadi sarana untuk membantu keluarga, masyarakat, dan bangsa.
“Jangan pernah berhenti belajar, karena kehidupan selalu memberikan pelajaran baru. Jangan pula merasa paling pintar ketika telah memiliki banyak pengetahuan. Justru semakin luas ilmu seseorang, semakin besar kesadarannya bahwa masih banyak hal yang perlu dipelajari,” pesannya.
Bagi Lembaga Keuangan Padruen Desa adat , Hari Raya Saraswati juga menjadi momentum untuk terus menjaga komitmen terhadap kepercayaan yang di berikan Masyarakat atas pengelolaan Dana di LPD.
Di tengah derasnya arus informasi, LPD memiliki tanggung jawab untuk tidak sekadar Lembaga Simpan pinjam saja , tetapi juga LPD membantu masyarakat dalam memberikan asas menpaat atas kontribusi LPD Baik ke Desa adat selaku pemilik LPD dan Juga masyarakat peliatan sebagai pengguna.
Pada akhirnya, makna Saraswati tidak hanya hadir dalam rangkaian persembahyangan atau penghormatan terhadap buku dan sumber pengetahuan. Makna itu juga hidup dalam pikiran yang terbuka, perkataan yang benar, tindakan yang bijaksana, dan hati yang senantiasa tergerak untuk berbuat baik.
Selamat Hari Raya Saraswati.
Semoga ilmu menjadi pelita, kebijaksanaan menjadi penuntun, dan kebenaran menjadi landasan dalam setiap langkah kehidupan.
Bersama mencerdaskan, menginspirasi, dan menebarkan kebaikan bagi sesama. (Tim Newsyess)