Berbagi Paket Sembako, Menyapa Keteguhan Dadong Seni di Usia Senja di siangan Gianyar

 

GIANYAR | Infolpdbali.com — Di usia senja, ketika sebagian orang memilih beristirahat dari riuhnya kehidupan, Dadong Seni justru masih menggenggam harapan dengan kedua tangannya.

Perempuan renta berusia 80 tahun itu tinggal seorang diri di rumah tanah kelahirannya di Banjar Munduk, Desa Siangan, Kabupaten Gianyar. Suaminya telah lama berpulang. Sementara kedua anak perempuannya telah menikah dan menjalani kehidupan bersama keluarga masing-masing.

Namun kesunyian tidak pernah benar-benar membuat Dadong Seni menyerah.

Dengan tubuh yang tak lagi sekuat masa muda, ia masih berusaha menjalani hari dengan berjualan ceper, tamas, dan tangkih, perlengkapan yang digunakan dalam berbagai upacara adat Bali. Hasilnya tidak seberapa. Sekadar cukup untuk menyambung hidup, membeli kebutuhan sehari-hari, dan memastikan hari esok masih memiliki alasan untuk dijalani.

Di tengah kesederhanaan itulah, Redaksi Newsyess.com hadir membawa sesuatu yang mungkin sederhana, tetapi memiliki arti besar: paket sembako dan perhatian.

Bagi sebagian orang, sebungkus beras, minyak goreng, telur, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya mungkin hanya terlihat sebagai barang kebutuhan sehari-hari. Namun bagi mereka yang menjalani hidup dalam keterbatasan, pemberian itu adalah tanda bahwa masih ada tangan yang peduli dan masih ada hati yang mengingat.

Ketika paket sembako diserahkan, Dadong Seni menerimanya dengan penuh rasa syukur. Tidak banyak kata yang keluar dari bibirnya. Hanya senyum sederhana yang seolah menyimpan begitu banyak cerita tentang perjalanan hidup yang telah dilaluinya.

“Astungkara, anak saya yang tinggal dekat sini sering datang menjenguk dan membawakan makanan,” tuturnya lirih.

Kalimat itu sederhana. Tetapi di baliknya tersimpan sebuah pesan tentang keluarga, tentang kasih sayang yang tidak selalu hadir dalam bentuk kemewahan, melainkan dalam kunjungan, makanan, dan perhatian kecil yang membuat seorang ibu merasa tidak sendirian.

READ  “Luar Biasa!” Monarch Bali Apresiasi Beasiswa Pemkab Gianyar, Ratusan Anak Disiapkan Jadi SDM Pariwisata

Dadong Seni tidak meminta banyak dari kehidupan.

Ia hanya berharap tubuhnya tetap sehat, diberi kekuatan untuk terus bekerja, dan masih mampu menjual dagangannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Semoga saya tetap sehat dan diberi kekuatan untuk terus berusaha, walaupun hasilnya hanya cukup untuk makan sehari-hari,” ucapnya.

Harapan itu terdengar sederhana. Namun justru dalam kesederhanaan itulah terpancar kekuatan seorang perempuan yang telah melewati begitu banyak musim kehidupan.

Berbagi Bukan tentang Seberapa Banyak

Pimpinan Redaksi Newsyess.com, Ngakan Putu Suardika, yang akrab disapa Ngakan Yess, mengatakan kegiatan berbagi yang dilakukan Redaksi Newsyess.com bukan semata-mata tentang memberikan bantuan, tetapi tentang menghadirkan kepedulian kepada mereka yang mungkin selama ini berjalan dalam sunyi.

Menurut Ngakan Yess, berbagi tidak harus menunggu seseorang memiliki kelebihan yang besar. Sebab, kebaikan selalu bisa dimulai dari apa yang ada dan dari kemampuan yang dimiliki.

“Berbagi itu bukan tentang seberapa banyak yang kita punya, tetapi tentang seberapa besar hati kita untuk mengingat mereka yang membutuhkan. Kadang satu paket sembako mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi seseorang yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan hidup, perhatian itu bisa menjadi penguat untuk menjalani hari,” ujar Ngakan Yess.

Ia menegaskan, Redaksi Newsyess.com ingin menjadikan kegiatan berbagi sebagai bagian dari perjalanan media yang tidak hanya hadir untuk memberitakan kehidupan masyarakat, tetapi juga berusaha menyentuh kehidupan itu sendiri.

“Kami ingin Newsyess.com bukan hanya menjadi media yang menyampaikan berita, tetapi juga menjadi bagian kecil dari kehidupan masyarakat. Kami datang untuk melihat, mendengar, dan ketika ada kesempatan, ikut berbagi. Karena di balik setiap berita tentang kehidupan manusia, selalu ada cerita tentang perjuangan, harapan, dan kebutuhan untuk saling menguatkan,” katanya.

READ  Ketua LPLPD Bali Tegaskan Pentingnya Blue Print LPD: Perkuat Peran Desa Adat dan Daya Saing Usaha

Bagi Ngakan Yess, membantu sesama juga merupakan cara sederhana untuk mengingat bahwa rezeki yang diterima seseorang tidak sepenuhnya berhenti untuk dirinya sendiri.

“Rezeki bukan hanya untuk dinikmati sendiri. Di dalam rezeki yang kita terima, ada hak orang lain yang membutuhkan. Karena itu, selama kami mampu, kami ingin terus berbagi. Tidak perlu menunggu menjadi kaya untuk berbuat baik. Sebab kebaikan akan selalu menemukan jalannya ketika dimulai dengan ketulusan,” ungkapnya.

Menyisakan Hangat di Tengah Kesunyian

Di Banjar Munduk, hari terus bergerak. Matahari perlahan turun, sementara kehidupan masyarakat berjalan seperti biasa.

Namun bagi Dadong Seni, kehadiran Redaksi Newsyess.com hari itu meninggalkan sesuatu yang lebih panjang dari sekadar isi sebuah paket sembako.

Ada rasa diperhatikan.

Ada rasa bahwa perjuangannya tidak luput dari pandangan.

Dan ada keyakinan bahwa di tengah perjalanan hidup yang terkadang sunyi, masih ada orang-orang yang bersedia datang membawa sedikit cahaya.

Dadong Seni mungkin tidak memiliki banyak harta. Ia hanya memiliki rumah sederhana, dagangan kecil dan keteguhan hati untuk terus bertahan.

Tetapi dari perempuan renta itu, kita belajar bahwa kekuatan tidak selalu lahir dari tubuh yang perkasa. Terkadang, kekuatan justru tumbuh dari hati yang berkali-kali diuji, tetapi memilih untuk tetap bersyukur.

Dan hari itu, sebuah paket sembako datang bukan sekadar membawa kebutuhan pokok.

Ia membawa pesan sederhana dari sesama manusia kepada sesama manusia:

Bahwa tidak ada perjuangan yang benar-benar sendirian.

Bahwa kepedulian, sekecil apa pun, selalu berarti.

Dan bahwa berbagi bukan hanya tentang memberi sesuatu kepada orang lain, melainkan tentang menghadirkan rasa bahwa mereka masih memiliki saudara dalam perjalanan panjang bernama kehidupan. (Tim)

READ  Pemucuk LPD Cempaga Sambut Peluncuran infolpdbali.com: Jadi Ruang Informasi dan Penguat Kepercayaan LPD

Berita Terbaru

PT BPR Mitra Bali Artha Mandiri Karangasem  Edukasi Pelajar SMPN 3 Amlapura, Tanamkan Kesadaran Mengelola Keuangan Sejak Dini 

Terus peduli Newsyess Berbagi Bersama Koperasi Agung Mandiri, Empat Bersaudara Yatim Piatu di Blahbatuh Terus Mendapat Pendampingan

BPR Mitra Bali Muktijaya Mendiri Dekatkan Layanan Perbankan ke Masyarakat Lewat Edukasi  ke Warga di Pasar Singamadawa Kintamani 

Dirut BPR Mitra Bali Artha Mandiri Dorong DPP PERBARINDO Pusat  perjuangan Relaksasi  AYDA dan Modal Inti Rp 6 Miliar

Perkuat Inklusi Keuangan di Pasar Beringkit, BPR Cahaya Arthabali Dorong Pedagang Lebih Melek Perbankan