KARANGASEM | Infolpdbali.com – Berbagi tak selalu tentang seberapa besar yang diberikan. Kadang, sebungkus sembako, perhatian kecil, dan sebuah uluran tangan mampu menjadi cahaya bagi mereka yang sedang menjalani hidup dalam keterbatasan.
Semangat itulah yang terus dihidupkan Redaksi Newsyess.com melalui program Newsyess Berbagi.
Kali ini, langkah kepedulian Redaksi Newsyess menyapa I Kadek Yuda (16), siswa kelas X C SMA Negeri 1 Sidemen asal Banjar Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem.
Kehadiran Redaksi Newsyess tidak hanya membawa paket sembako, tetapi juga membawa pesan bahwa masih ada kepedulian dan tangan-tangan yang bersedia berjalan bersama anak-anak yang membutuhkan.
Bagi Yuda, bantuan tersebut tentu bukan sekadar paket kebutuhan sehari-hari. Di dalamnya ada perhatian, doa, dan harapan agar ia tetap kuat melanjutkan pendidikan.
Yuda merupakan anak asuh ke-50 Redaksi Newsyess. Sebagai bagian dari dukungan terhadap pendidikannya, Yuda juga telah dibuatkan Tabungan SIMPEL di BPR Tri Darma Putri Klungkung.
Kisah Yuda menjadi salah satu potret nyata bahwa di balik kehidupan sederhana anak-anak Bali, tersimpan mimpi yang begitu besar.
Setiap hari, Yuda berangkat ke sekolah dengan bekal sekitar Rp10 ribu. Ia merupakan satu dari tiga bersaudara. Sang ayah bekerja sebagai sopir truk untuk menghidupi keluarga, sementara kedua orang tuanya telah berpisah.
Namun keterbatasan tidak membuat Yuda berhenti bermimpi.
Ia tetap mengenakan seragam sekolah. Tetap membawa buku. Tetap duduk di ruang kelas. Dan tetap percaya bahwa pendidikan dapat menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
Newsyess Berbagi, Menyalakan Harapan dari Rumah ke Rumah
Program Newsyess Berbagi lahir dari sebuah keyakinan sederhana: rezeki yang kita terima di dalamnya terdapat hak bagi mereka yang membutuhkan.
Karena itu, Redaksi Newsyess berusaha menyisihkan sebagian rezeki untuk berbagi dengan masyarakat, terutama anak-anak yatim, anak kurang mampu, lansia dan keluarga yang membutuhkan.
Pimpinan Redaksi Newsyess.com, Ngakan Putu Suardika, yang akrab disapa Ngakan Yess, mengatakan dirinya sangat bersyukur karena perjalanan berbagi tersebut terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.
Menurutnya, apa yang dilakukan Redaksi Newsyess mungkin belum besar. Namun, setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus diyakini akan mempunyai arti bagi penerimanya.
“Kami sangat bersyukur bisa terus berbagi, meskipun mungkin yang kami berikan kecil. Tetapi kami percaya, sesuatu yang kecil jika dilakukan dengan ketulusan dan bersama-sama, akan menjadi sesuatu yang besar,” ujar Ngakan Yess.
Ia mengatakan, kehadiran anak asuh ke-50 menjadi momentum istimewa bagi perjalanan Newsyess Berbagi.
“Kadek Yuda menjadi anak asuh kami yang ke-50. Bagi kami, ini bukan sekadar angka. Di balik angka itu ada anak-anak yang memiliki mimpi, ada keluarga yang berjuang, dan ada harapan yang harus kita jaga bersama,” ungkapnya.
Ngakan Yess juga berharap perhatian yang diberikan kepada anak-anak tersebut tidak berhenti pada bantuan hari ini.
“Kami ingin mereka terus sekolah, terus bermimpi dan suatu saat mampu berdiri sendiri. Kalau hari ini kita bisa membantu sedikit, mudah-mudahan suatu hari mereka bisa menjadi orang yang juga membantu orang lain,” pesannya.
Terima Kasih untuk Lembaga Keuangan dan Pembaca Newsyess
Ngakan Yess menegaskan bahwa perjalanan Newsyess Berbagi tidak mungkin berjalan sendiri.
Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh lembaga keuangan di Bali yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial Redaksi Newsyess.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pembaca setia Newsyess.com yang terus memberikan kepercayaan, dukungan dan doa.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh lembaga keuangan di Bali, BPD Bali, BPR, LPD, koperasi, para mitra, tokoh masyarakat dan seluruh pembaca setia Newsyess. Dukungan Bapak-Ibu semua menjadi energi bagi kami untuk terus berbagi,” kata Ngakan Yess.
Ia menambahkan, setiap dukungan yang diberikan pada akhirnya kembali kepada masyarakat dalam bentuk kepedulian.
“Apa yang kami lakukan ini bukan karena kami hebat. Justru karena banyak tangan yang ikut membantu. Newsyess hanya menjadi jembatan agar kepedulian itu sampai kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Paket Sembako, Sebuah Pesan untuk Tetap Bertahan
Di rumah sederhana tempat Yuda menjalani kehidupannya, paket sembako yang dibawa Redaksi Newsyess mungkin terlihat sederhana.
Namun sesungguhnya, ada pesan besar yang dibawa bersamanya.
Bahwa mereka tidak sendirian.
Bahwa masih ada orang-orang yang peduli.
Bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi alasan untuk mematikan mimpi seorang anak.
Dan bahwa pendidikan tetap harus diperjuangkan.
Bagi Redaksi Newsyess, berbagi bukan sekadar menyerahkan bantuan. Berbagi adalah mengetuk pintu hati, mendengarkan cerita, lalu berkata kepada mereka yang sedang berjuang:
“Tetaplah melangkah. Masih ada harapan.”
Hari ini, langkah itu sampai kepada Kadek Yuda di Banjar Dukuh, Sangkan Gunung.
Ia menjadi anak asuh ke-50.
Tetapi perjalanan Newsyess Berbagi belum selesai.
Sebab selama masih ada rezeki yang dapat disisihkan, selama masih ada tangan yang dapat diulurkan, dan selama masih ada hati yang mau peduli, Redaksi Newsyess akan terus berusaha menyalakan cahaya-cahaya kecil dari satu rumah ke rumah lainnya.
Karena pada akhirnya, berbagi bukan tentang membuat kita kehilangan. Berbagi adalah cara membuat apa yang kita miliki menjadi berarti bagi kehidupan orang lain. (Tim Newsyess)