Bank Daerah Gianyar (Perseroda) Tanamkan Budaya Menabung Sejak Bangku Sekolah, dengan Perkuat Literasi Keuangan Siswa SDN 2 Temesi

 

GIANYAR | Infolpdbali.com – Membangun masa depan keuangan yang sehat perlu dimulai sejak dini. Kesadaran mengelola uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membiasakan diri menabung merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Berangkat dari semangat tersebut, PT BPR Bank Daerah Gianyar (Perseroda) menggelar sosialisasi literasi dan inklusi keuangan di SDN 2 Temesi, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perbankan daerah dalam memperkenalkan pengetahuan dasar keuangan kepada anak-anak sekaligus menumbuhkan kebiasaan menabung sejak usia sekolah.

Melalui edukasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, para siswa didorong untuk memahami bahwa uang bukan sekadar alat untuk membeli sesuatu, tetapi juga perlu dikelola secara bijak. Kebiasaan sederhana, seperti menyisihkan sebagian uang saku, dapat menjadi langkah awal membangun kedisiplinan dan tanggung jawab finansial.

Direktur Utama PT BPR Bank Daerah Gianyar (Perseroda), Anak Agung Gede Bagus Dama Arimbawa, S.E., menegaskan bahwa literasi keuangan bagi anak-anak merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang lebih mandiri dan bijaksana dalam mengambil keputusan keuangan.

“Literasi keuangan perlu diperkenalkan sejak dini agar anak-anak memahami pentingnya mengelola uang dengan baik, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung. Kami berharap edukasi ini dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk tumbuh menjadi generasi yang disiplin, mandiri, dan memiliki kesadaran keuangan yang baik,” demikian pesan yang dapat disampaikan dalam konteks program edukasi tersebut.

Menabung Sejak Dini, Membangun Kebiasaan Finansial yang Sehat

Pengenalan literasi keuangan di lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku finansial anak. Pada usia sekolah dasar, siswa mulai mengenal nilai uang, memahami proses jual beli, serta belajar mengambil keputusan sederhana dalam menggunakan uang saku.

READ  Cetak Kinerja Gemilang KSP Kami Jaya sejahtera milik Aset Tembus Rp 14,775 Miliar, SHU Berjalan Capai Rp 477,1 Juta

Melalui pembelajaran tersebut, anak-anak dapat diperkenalkan pada prinsip dasar pengelolaan keuangan, mulai dari menyisihkan uang untuk ditabung, menggunakan uang sesuai kebutuhan, hingga memahami manfaat merencanakan pengeluaran.

Kebiasaan menabung juga mengajarkan kesabaran dan konsistensi. Anak-anak belajar bahwa keinginan tidak selalu harus dipenuhi saat itu juga. Dengan menyisihkan uang secara teratur, mereka dapat merencanakan kebutuhan di kemudian hari sekaligus memahami arti usaha untuk mencapai tujuan.

Di sisi lain, literasi keuangan juga perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai keamanan dalam bertransaksi serta pentingnya mengenali layanan keuangan formal yang sesuai dengan kebutuhan.

Karena itu, keterlibatan lembaga perbankan dalam edukasi di sekolah menjadi langkah penting untuk mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat sejak usia dini.

Bank Daerah Gianyar Perkuat Inklusi Keuangan

Bagi PT BPR Bank Daerah Gianyar (Perseroda), kegiatan sosialisasi literasi dan inklusi keuangan merupakan bagian dari peran perbankan daerah yang tidak hanya berkaitan dengan layanan simpanan dan pembiayaan, tetapi juga edukasi masyarakat.

Literasi keuangan membantu masyarakat memahami manfaat dan risiko produk keuangan, sedangkan inklusi keuangan mendorong semakin luasnya akses terhadap layanan keuangan formal yang sesuai dengan kebutuhan.

Keduanya saling melengkapi. Pengetahuan keuangan yang baik akan membantu masyarakat memanfaatkan layanan perbankan secara lebih bijak, sementara akses yang memadai membuka kesempatan bagi masyarakat untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih terencana.

Dalam konteks pendidikan, pengenalan perbankan sejak sekolah dasar diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan terhadap layanan keuangan formal sekaligus membentuk generasi yang lebih siap menghadapi perkembangan ekonomi digital.

Upaya tersebut juga sejalan dengan pentingnya membangun budaya menabung di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. Anak-anak perlu dibekali pemahaman agar mampu menggunakan uang secara bertanggung jawab, tidak mudah tergoda perilaku konsumtif, dan mulai mengenal pentingnya perencanaan keuangan.

READ  Bank BPD Bali Perkuat Komitmen Pendidikan dan Lingkungan Lewat Program CSR pada Dies Natalis ke-64 Unud tahun 2026 

Edukasi Kecil, Manfaat Besar bagi Masa Depan

Sosialisasi di SDN 2 Temesi menjadi pengingat bahwa pendidikan ekonomi tidak harus menunggu seseorang memasuki usia dewasa. Justru, kebiasaan baik yang ditanamkan sejak kecil berpotensi menjadi fondasi kuat bagi kehidupan finansial pada masa mendatang.

Ketika anak-anak memahami pentingnya menabung, mereka tidak hanya belajar mengumpulkan uang, tetapi juga belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kesabaran, dan kemampuan menentukan prioritas.

Melalui program literasi dan inklusi keuangan ini, Bank Daerah Gianyar diharapkan terus mengambil peran dalam memperluas pemahaman keuangan di kalangan pelajar dan masyarakat. Sinergi antara perbankan, sekolah, dan keluarga menjadi kunci agar edukasi yang diberikan tidak berhenti sebagai pengetahuan, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan sehari-hari.

Sebab, generasi yang cerdas secara finansial tidak terbentuk dalam sehari. Semuanya dimulai dari langkah sederhana: memahami nilai uang, bijak menggunakannya, dan berani menyisihkan sebagian untuk masa depan.

Bank Daerah Gianyar — membangun kesadaran keuangan sejak dini demi generasi yang lebih mandiri dan masa depan yang lebih sejahtera. (Tim Newsyess)

Berita Terbaru

PT BPR Mitra Bali Artha Mandiri Karangasem  Edukasi Pelajar SMPN 3 Amlapura, Tanamkan Kesadaran Mengelola Keuangan Sejak Dini 

Terus peduli Newsyess Berbagi Bersama Koperasi Agung Mandiri, Empat Bersaudara Yatim Piatu di Blahbatuh Terus Mendapat Pendampingan

BPR Mitra Bali Muktijaya Mendiri Dekatkan Layanan Perbankan ke Masyarakat Lewat Edukasi  ke Warga di Pasar Singamadawa Kintamani 

Dirut BPR Mitra Bali Artha Mandiri Dorong DPP PERBARINDO Pusat  perjuangan Relaksasi  AYDA dan Modal Inti Rp 6 Miliar

Perkuat Inklusi Keuangan di Pasar Beringkit, BPR Cahaya Arthabali Dorong Pedagang Lebih Melek Perbankan