Bersama ketua Dekopinwil Bali Konsolidasi di Gianyar, I Nyoman Suwirta Dorong Koperasi Makin Berani Garap Sektor Riil

 

GIANYAR | Infolpdbali.com — Gerakan koperasi di Kabupaten Gianyar terus didorong untuk semakin solid, mandiri, dan mampu membaca peluang usaha di tengah perubahan zaman. Penguatan tersebut salah satunya dilakukan melalui konsolidasi antara Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Bali dengan anggota gerakan koperasi di Kabupaten Gianyar.

Kegiatan konsolidasi digelar Jumat, 2 Oktober 2026, bertempat di Kantor Dekopinda Kabupaten Gianyar, Jalan Burung Gereja Nomor 3, Gianyar. Kegiatan ini menjadi ruang bertemu, berdialog, sekaligus menyerap aspirasi langsung dari gerakan koperasi di tingkat kabupaten.

Ketua Dekopinwil Bali yang juga Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Suwirta, hadir untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi koperasi di Gianyar.

Dari 46 koperasi binaan Pemerintah Provinsi Bali yang berkedudukan di Kabupaten Gianyar, sebanyak 22 koperasi hadir dalam kegiatan konsolidasi tersebut.

Bagi Dekopinwil Bali, konsolidasi bukan sekadar agenda pertemuan organisasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan kepemimpinan Dekopinwil dengan denyut kehidupan gerakan koperasi di daerah.

Ada tiga tujuan utama yang menjadi pijakan kegiatan. Pertama, semakin mendekatkan hubungan antara pimpinan Dekopinwil dengan gerakan koperasi. Kedua, menyosialisasikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dekopin. Ketiga, menyerap aspirasi anggota Dekopin sebagai bahan dalam menyusun dan mengembangkan program kerja yang benar-benar menyentuh kebutuhan gerakan koperasi.

Dalam kesempatan tersebut, I Nyoman Suwirta menekankan pentingnya membangun semangat berkoperasi yang tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi mampu diterjemahkan menjadi kekuatan ekonomi nyata bagi anggota dan masyarakat.

Menurutnya, koperasi harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Koperasi tidak cukup hanya menjalankan usaha yang selama ini sudah dilakukan, tetapi perlu berani melihat dan menggarap berbagai peluang usaha baru, termasuk memperkuat sektor riil.

READ  Ukir Prestasi Nasional! Juara 1 Customer Service, Bank BPD Bali ini Buktikan Layanan CINTA Berkelas

“Astungkara gerakan koperasi di Gianyar makin semangat dalam melayani masyarakat dan anggotanya. Koperasi juga harus mampu melihat peluang-peluang usaha, termasuk sektor riil, sehingga keberadaan koperasi benar-benar memberikan manfaat dan nilai tambah bagi anggotanya,” ujar Suwirta.

Ia menegaskan, kekuatan koperasi pada dasarnya bukan hanya terletak pada modal dan aset, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia serta kuatnya jiwa berkoperasi. Karena itu, penguatan kapasitas pengurus dan anggota menjadi bagian penting dalam membangun koperasi yang sehat dan berkelanjutan.

Suwirta sebelumnya juga menekankan bahwa Dekopinwil memiliki peran sebagai rumah besar gerakan koperasi di Bali, terutama dalam memberikan motivasi, pembinaan, edukasi, serta menyerap dan membawa aspirasi koperasi kepada pemerintah.

Dalam konteks Gianyar, konsolidasi ini diharapkan menjadi jembatan untuk mempertemukan berbagai kebutuhan koperasi dengan program pembinaan yang dapat dikembangkan secara bersama-sama.

Ia juga mendorong agar koperasi tidak hanya berkutat pada aktivitas simpan pinjam, tetapi mulai berani masuk dan memperkuat unit-unit usaha produktif yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Gerakan koperasi harus memiliki semangat untuk tumbuh. Jangan hanya melihat koperasi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi bagaimana koperasi bisa menggarap sektor riil dan menjadi kekuatan ekonomi di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dorongan tersebut sejalan dengan pandangan Suwirta bahwa koperasi di Bali perlu semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperkuat sumber daya manusia, serta mengembangkan sektor usaha yang konkret dan memiliki manfaat langsung bagi anggota.

Menyatukan Langkah Dekopinwil dan Dekopinda

Konsolidasi di Gianyar juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Dekopinwil Bali dan Dekopinda Kabupaten Gianyar. Hubungan yang semakin dekat diharapkan membuat koordinasi organisasi berjalan lebih efektif, sehingga berbagai aspirasi koperasi di tingkat kabupaten dapat disampaikan dan diperjuangkan melalui jalur yang tepat.

READ  Kredit UMKM Tembus Rp14,43 Triliun, Laba Bank BPD Bali Tembus Rp1 Triliun hingga September 2026

Dengan hadirnya 22 koperasi dari 46 koperasi binaan Provinsi Bali yang berkedudukan di Gianyar, forum tersebut sekaligus menjadi ruang dialog untuk melihat kondisi riil gerakan koperasi di lapangan.

Aspirasi yang muncul dari anggota menjadi bagian penting dalam menentukan arah program kerja Dekopinwil ke depan. Dengan demikian, program yang disusun tidak hanya bersifat normatif, tetapi benar-benar berangkat dari kebutuhan koperasi.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mendengar apa yang menjadi kebutuhan gerakan koperasi. Dari sana kita bisa menyusun program yang lebih tepat dan menyentuh kepentingan koperasi serta anggotanya,” kata Suwirta.

Koperasi Harus Hadir untuk Anggota

Di tengah dinamika perekonomian, koperasi dituntut tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan memberikan manfaat nyata.

Koperasi yang kuat adalah koperasi yang dekat dengan anggotanya, memahami kebutuhan masyarakat, dikelola secara profesional, tertib administrasi, transparan, serta mampu menciptakan peluang usaha.

Karena itu, konsolidasi di Gianyar diharapkan menjadi langkah kecil yang menghasilkan gerakan besar. Dari ruang pertemuan sederhana di Kantor Dekopinda Gianyar, semangat membangun koperasi kembali diteguhkan—bahwa koperasi bukan sekadar nama dalam dokumen organisasi, melainkan wadah kebersamaan untuk membangun kesejahteraan.

Dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan keberanian menangkap peluang usaha, gerakan koperasi di Gianyar diharapkan semakin hidup, semakin kuat, dan semakin mampu menjadi bagian penting dari denyut ekonomi masyarakat Bali. (Tim Newsyess)

Berita Terbaru

PT BPR Mitra Bali Artha Mandiri Karangasem  Edukasi Pelajar SMPN 3 Amlapura, Tanamkan Kesadaran Mengelola Keuangan Sejak Dini 

Terus peduli Newsyess Berbagi Bersama Koperasi Agung Mandiri, Empat Bersaudara Yatim Piatu di Blahbatuh Terus Mendapat Pendampingan

BPR Mitra Bali Muktijaya Mendiri Dekatkan Layanan Perbankan ke Masyarakat Lewat Edukasi  ke Warga di Pasar Singamadawa Kintamani 

Dirut BPR Mitra Bali Artha Mandiri Dorong DPP PERBARINDO Pusat  perjuangan Relaksasi  AYDA dan Modal Inti Rp 6 Miliar

Perkuat Inklusi Keuangan di Pasar Beringkit, BPR Cahaya Arthabali Dorong Pedagang Lebih Melek Perbankan