GIANYAR | Infolpdbali.com — Ada duka yang tidak selalu mampu diceritakan dengan kata-kata. Ada kehilangan yang meninggalkan ruang sunyi begitu dalam, namun dari ruang itulah seorang ibu harus kembali berdiri, menggenggam tangan anak-anaknya dan melanjutkan kehidupan.
Di Banjar Triwangsa, Desa Adat Suwat, Gianyar, kisah itu hadir dalam kehidupan keluarga kecil almarhum Dewa Gede Eka Wijaya. Sang ayah sekaligus tulang punggung keluarga telah berpulang akibat sakit. Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, sekaligus tanggung jawab besar yang kini harus dipikul sang istri, Dewa Ayu Mas Sri Laksmi.
Di tengah duka yang belum sepenuhnya reda, Sri Laksmi harus membesarkan dua buah hatinya seorang diri. Putri sulungnya, Dewa Ayu Ira Kusuma Putri, kini berusia 8 tahun dan duduk di kelas III SDN 2 Suwat. Sementara sang adik, Dewa Ayu Kinan Lidya Putri, masih berusia sekitar 3,5 tahun dan tengah menempuh pendidikan PAUD.
Belum cukup waktu keluarga ini berdamai dengan kepergian sang ayah, duka kembali datang. Beberapa waktu kemudian, sang kakek juga berpulang. Dua kehilangan datang silih berganti, meninggalkan seorang ibu yang harus menguatkan hati sembari merawat dua anak yang masih kecil.
Kini Sri Laksmi tidak hanya menjadi ibu, tetapi juga menjadi sosok yang harus memastikan kedua buah hatinya tetap memiliki masa depan.
Di tengah perjalanan hidup yang tidak mudah itulah Redaksi Newsyess.com kembali hadir melalui program berbagi. Kali ini, perhatian diberikan kepada Ira dan Kinan, yang menjadi bagian dari 53 anak angkat Redaksi Newsyess.com.
Redaksi menyerahkan paket sembako sebagai bentuk kepedulian, sekaligus memberikan Tabungan SIMPEL dari Bank BPD Bali untuk Ira. Bukan sekadar bantuan hari ini, tetapi sebuah upaya kecil untuk menanamkan harapan bagi masa depan seorang anak.
Berbagi kali ini juga dilakukan bersama Pak Dewa, pemilik usaha penggilingan bakso di Banjar Triwangsa, Desa Adat Suwat, Gianyar. Kehadiran Pak Dewa menjadi bagian dari rangkaian kebaikan yang terus bergerak, dari satu tangan ke tangan lainnya.
Bagi Redaksi Newsyess.com, berbagi bukan semata tentang seberapa besar yang diberikan. Sebab, terkadang sebuah paket sembako mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi keluarga yang sedang berjuang, ia bisa menjadi tanda bahwa masih ada yang peduli.
Pimpinan Redaksi Newsyess.com, Ngakan Putu Suardika yang akrab disapa Ngakan Yess, menyampaikan bahwa program berbagi merupakan bentuk nyata kepedulian sosial Redaksi terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Kami percaya, rezeki yang kita terima di dalamnya ada hak orang lain. Karena itu, ketika kita memiliki kesempatan untuk berbagi, jangan menunggu menjadi kaya. Berbagi bisa dimulai dari apa yang kita punya dan dari ketulusan hati.”
Menurut Ngakan Yess, kehadiran Redaksi di tengah keluarga seperti Ira dan Kinan bukan untuk menghapus duka yang telah terjadi, karena kehilangan orang tercinta tidak mungkin digantikan oleh apa pun.
“Kami tidak datang untuk menggantikan sosok ayah yang telah tiada. Kami hanya ingin mengatakan kepada anak-anak ini bahwa mereka tidak sendirian. Masih ada tangan-tangan yang ingin membantu, masih ada hati yang peduli, dan masih ada harapan yang harus dijaga.”
Ia berharap Tabungan SIMPEL yang diberikan kepada Ira dapat menjadi awal kecil untuk menumbuhkan kebiasaan menabung sekaligus menjaga cita-cita sang anak.
“Semoga tabungan ini kelak menjadi saksi bahwa pernah ada banyak orang yang menitipkan doa dan harapan untuk masa depan Ira. Nilainya mungkin tidak seberapa, tetapi semoga maknanya besar. Karena masa depan seorang anak harus dijaga sejak hari ini.”
Kisah keluarga kecil di Banjar Triwangsa ini kembali mengingatkan bahwa hidup memang tidak selalu memberikan jalan yang mudah. Namun, di setiap kesulitan selalu ada kemungkinan hadirnya tangan-tangan baik.
Hari ini, mungkin hanya sebuah paket sembako dan sebuah tabungan yang diserahkan.
Namun bagi seorang ibu yang sedang berjuang, itu bisa menjadi pesan sederhana: “Tetaplah kuat. Masih ada yang peduli.”
Dan bagi dua bocah kecil, Ira dan Kinan, semoga perjalanan hidup mereka kelak tidak hanya mengenang kehilangan, tetapi juga mengingat bahwa di tengah masa-masa paling sulit, pernah ada orang-orang yang datang membawa sedikit cahaya.
Karena berbagi bukan tentang membuat seseorang memiliki segalanya. Berbagi adalah tentang membuat seseorang merasa bahwa ia tidak berjalan sendirian.
Newsyess.com berbagi, menebar kepedulian, menjaga asa, dan merawat harapan. (Tim Newsyess)