GIANYAR |INFOLPDBALI.COM — Kepercayaan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan LPD Desa Adat Peliatan, Ubud, Gianyar. Hingga Juli 2026, lembaga keuangan milik Desa Adat tersebut mencatatkan kinerja positif dengan total aset yang telah menembus Rp540 miliar.
Tak hanya dari sisi aset, kinerja LPD Peliatan juga ditopang capaian laba yang mencapai Rp 8,9 miliar. Sementara penyaluran kredit kepada masyarakat hingga Juli 2026 tercatat sekitar Rp 335 miliar.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa LPD Peliatan terus memainkan peran penting dalam menggerakkan perekonomian krama, sekaligus menjadi salah satu lembaga ekonomi Desa Adat yang memiliki kontribusi besar bagi masyarakat.
Pemucuk LPD Desa Adat Peliatan, I Wayan Yudatama, saat ditemui Newsyess di Kantor LPD Peliatan, Ubud, Gianyar, Jumat (28/8/2026), mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran atau team work yang selama ini berjalan solid.
Menurutnya, pertumbuhan LPD juga tidak bisa dipisahkan dari dukungan masyarakat serta kepercayaan para nasabah yang selama ini tetap setia menggunakan berbagai layanan LPD Peliatan.
“Capaian ini tentu tidak terlepas dari kerja sama seluruh tim yang terus bekerja dengan penuh tanggung jawab. Yang tidak kalah penting adalah dukungan masyarakat dan kepercayaan nasabah yang selama ini menjadi kekuatan LPD Peliatan,” ujar Yudatama.
Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh nasabah dan krama Desa Adat Peliatan yang telah memberikan kepercayaan penuh kepada LPD.
Menurut Yudatama, kepercayaan tersebut merupakan modal penting yang harus terus dijaga. Karena itu, LPD Peliatan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus mengelola lembaga secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan krama.
“Terima kasih kepada seluruh nasabah dan seluruh krama Desa Adat Peliatan yang sudah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada LPD. Tanpa dukungan masyarakat, tentu capaian ini tidak mungkin bisa diraih,” katanya.
Kontribusi untuk Desa Adat Terus Mengalir
Selain menjalankan fungsi intermediasi keuangan melalui penghimpunan dana dan penyaluran kredit, keberadaan LPD Peliatan juga memberikan manfaat langsung bagi Desa Adat.
Salah satunya melalui dana penguatan Desa Adat yang secara rutin diberikan LPD setiap bulan.
Hingga Juli 2026, kontribusi dana penguatan Desa Adat tersebut telah mencapai sekitar Rp1,3 miliar. Sementara secara rutin, LPD Peliatan mengalokasikan dana sekitar Rp150 juta setiap bulan untuk mendukung kebutuhan dan penguatan Desa Adat.
Kontribusi tersebut menjadi salah satu bentuk nyata keberadaan LPD sebagai lembaga ekonomi yang tidak hanya mengejar pertumbuhan usaha, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan adat terhadap lingkungan tempat LPD tumbuh dan berkembang.
Yudatama menegaskan, semakin kuat kinerja LPD maka semakin besar pula manfaat yang dapat dikembalikan kepada Desa Adat dan masyarakat.
Karena itu, pihaknya berharap hubungan antara LPD, nasabah, dan krama Desa Adat Peliatan dapat terus terjaga dengan baik.
“Harapan kami, ke depan LPD Peliatan bisa terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin besar kepada krama. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga LPD karena LPD ini merupakan milik Desa Adat dan manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.
Kredit Rp 335 Miliar, Dukung Aktivitas Ekonomi Krama
Dari sisi penyaluran kredit, hingga Juli 2026 LPD Peliatan telah menyalurkan sekitar Rp335 miliar kepada masyarakat.
Besarnya penyaluran kredit tersebut menunjukkan peran LPD dalam menyediakan akses pembiayaan bagi krama, baik untuk kebutuhan usaha maupun berbagai kebutuhan produktif lainnya.
Keberadaan akses pembiayaan yang dekat dengan masyarakat diharapkan mampu membantu krama mengembangkan usaha, meningkatkan aktivitas ekonomi, sekaligus memperkuat perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Di tengah persaingan industri jasa keuangan yang semakin dinamis, LPD Peliatan terus berupaya mempertahankan kepercayaan masyarakat dengan mengedepankan pelayanan serta pengelolaan yang sehat dan bertanggung jawab.
Pertumbuhan aset hingga Rp540 miliar dan laba Rp8,9 miliar hingga Juli 2026 menjadi gambaran bahwa kepercayaan masyarakat yang dibangun secara berkelanjutan dapat menjadi fondasi kuat bagi perkembangan sebuah lembaga keuangan berbasis Desa Adat.
Bagi LPD Peliatan, angka-angka tersebut bukan sekadar capaian bisnis. Di baliknya terdapat kepercayaan ribuan masyarakat, kerja keras jajaran pengelola, serta dukungan krama yang bersama-sama menjaga keberadaan LPD sebagai bagian penting dari perekonomian Desa Adat Peliatan.
Ke depan, LPD Peliatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi nasabah dan krama.
“Kami mohon dukungan dan kepercayaan masyarakat terus dijaga. LPD ini milik kita bersama, dan kemajuan LPD pada akhirnya juga untuk kesejahteraan krama Desa Adat Peliatan,” pungkas Yudatama.