GIANYAR | Infolpdbali.com – Kepercayaan anggota menjadi kekuatan utama bagi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Lumbung Dewata dalam menjaga pertumbuhan usaha dan memperkuat pelayanan kepada anggota. Hingga September 2026, koperasi yang berkantor di kawasan Sakah, Gianyar, ini mencatatkan aset mencapai Rp4,5 miliar, dengan penyaluran kredit sebesar Rp3,5 miliar.
Tak hanya menunjukkan perkembangan dari sisi aset dan penyaluran kredit, KSP Lumbung Dewata juga berhasil melampaui target Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2026 sebelum tahun buku berakhir. Hingga September 2026, SHU berjalan tercatat mencapai Rp66 juta, melampaui target dalam rencana kerja tahun ini sebesar Rp60 juta.
Capaian tersebut menjadi gambaran positif atas upaya koperasi dalam menjaga kinerja, membangun kepercayaan, serta menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi para anggotanya.
Ketua KSP Lumbung Dewata, I Nyoman Sika, saat ditemui Newsyess.com di kantor koperasi di Sakah, Gianyar, Jumat (30/10/2026), menyampaikan bahwa keberhasilan melampaui target tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan seluruh anggota.
Menurutnya, anggota memiliki peran penting dalam perjalanan dan perkembangan koperasi. Kepercayaan yang diberikan melalui pemanfaatan produk dan jasa layanan KSP Lumbung Dewata menjadi salah satu fondasi bagi koperasi untuk terus bertumbuh secara sehat dan berkelanjutan.
“Capaian ini tentu berkat kepercayaan dan dukungan seluruh anggota yang selama ini setia memanfaatkan produk dan jasa layanan Koperasi Lumbung Dewata. Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang telah diberikan,” ungkapnya.
Kerja Keras Bersama Mengantarkan Keberhasilan
I Nyoman Sika menegaskan, keberhasilan KSP Lumbung Dewata bukan semata-mata hasil dari pengelolaan usaha, melainkan buah dari kerja sama berbagai pihak yang memiliki komitmen untuk memajukan koperasi.
Selain dukungan anggota, kinerja positif tersebut juga ditopang oleh kerja keras para pegawai dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan. Pengawasan terhadap kegiatan koperasi turut menjadi bagian penting untuk menjaga agar pengelolaan usaha berjalan dengan baik.
Baginya, capaian SHU sebesar Rp66 juta hingga September 2026 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi. Terlebih, angka tersebut telah melampaui target tahunan sebesar Rp60 juta, meskipun tahun buku 2026 belum berakhir.
Pencapaian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pertumbuhan koperasi membutuhkan komitmen bersama, mulai dari pengurus, pegawai, hingga anggota yang menjadi bagian penting dari ekosistem usaha koperasi.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama. Ada dukungan anggota, ada kerja keras pegawai, dan ada pengawasan yang membantu kami menjaga jalannya koperasi. Semua memiliki peran dalam pencapaian yang kami raih saat ini,” jelasnya.
Aset Rp4,5 Miliar, Kredit Tersalur Rp3,5 Miliar
Dengan aset mencapai Rp4,5 miliar dan penyaluran kredit sebesar Rp3,5 miliar, KSP Lumbung Dewata terus menunjukkan perannya sebagai lembaga keuangan berbasis keanggotaan yang berupaya memenuhi kebutuhan layanan simpan pinjam.
Penyaluran kredit menjadi salah satu bentuk layanan koperasi untuk membantu memenuhi kebutuhan pembiayaan anggota sesuai dengan ketentuan dan kemampuan pengelolaan koperasi.
Di sisi lain, pengelolaan aset dan pencapaian SHU perlu terus diimbangi dengan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta pelayanan yang mengutamakan kepentingan anggota. Dengan demikian, pertumbuhan usaha tidak hanya tercermin dalam angka, tetapi juga dalam kualitas layanan dan keberlanjutan koperasi.
Bagi KSP Lumbung Dewata, capaian yang diraih hingga September 2026 menjadi modal semangat untuk mempertahankan kinerja positif hingga akhir tahun. Target yang berhasil dilampaui lebih awal diharapkan menjadi pendorong untuk semakin memperkuat profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan anggota.
Koperasi Tumbuh karena Kepercayaan
Perjalanan KSP Lumbung Dewata memberikan pesan bahwa kekuatan koperasi tidak hanya terletak pada besarnya aset atau tingginya SHU yang diperoleh. Lebih dari itu, koperasi bertumbuh karena adanya rasa saling percaya, kebersamaan, dan kesediaan seluruh anggota untuk ikut membangun usaha bersama.
Kepercayaan anggota merupakan amanah yang harus dijaga melalui pelayanan yang konsisten, pengelolaan yang bertanggung jawab, serta komitmen untuk terus melakukan perbaikan.
I Nyoman Sika berharap dukungan dan kebersamaan seluruh anggota tetap terpelihara sehingga KSP Lumbung Dewata dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas.
Capaian SHU yang telah melampaui target menjadi bukti bahwa kerja keras yang dilakukan secara bersama-sama dapat menghasilkan kemajuan. Namun, bagi koperasi, keberhasilan sesungguhnya bukan hanya tentang mencapai target hari ini, melainkan juga menjaga kepercayaan agar tetap tumbuh pada masa mendatang.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, KSP Lumbung Dewata berupaya melangkah ke depan dengan optimisme, menjadikan kepercayaan anggota sebagai fondasi, pelayanan sebagai komitmen, dan keberlanjutan usaha sebagai tujuan bersama. (Tim Newsyess)