LPD Desa Adat Semana Mampu Berkontribusi nyata ke Desa Adat, STT dan Sekolah Kini Tumbuh dengan Aset Rp15 Miliar

BADUNG, INFOLPDBALI.COM – Kepercayaan krama menjadi modal paling berharga bagi sebuah Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Ketika kepercayaan itu tumbuh, LPD bukan hanya menjadi tempat menyimpan dan meminjam uang, tetapi mampu hadir sebagai kekuatan ekonomi sekaligus bagian dari kehidupan sosial masyarakat adat.

Semangat itulah yang kini terus dibangun LPD Desa Adat Semana, Badung. Setelah melewati berbagai dinamika, LPD Semana perlahan menunjukkan kebangkitan dan kembali menegaskan perannya untuk melayani serta memberikan manfaat nyata bagi krama.

Pemucuk LPD Desa Adat Semana, I Made Langgeng, saat ditemui Newsyess di kantor LPD Semana, Selasa (8/9/2026), mengatakan bahwa keberadaan LPD seharusnya tidak hanya dilihat dari sisi bisnis dan keuntungan semata.

Menurutnya, LPD adalah milik krama. Karena itu, ketika LPD berkembang, manfaatnya juga harus kembali kepada desa adat dan masyarakat.

“Banyak sekali peran LPD terhadap desa. Kita harus bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat, karena LPD ini pada dasarnya untuk krama,” ujar Langgeng.

Salah satu bentuk kontribusi tersebut diberikan kepada kalangan pemuda. LPD Semana secara rutin mendukung berbagai kegiatan kepemudaan, termasuk kegiatan olahraga, perlombaan maupun kegiatan sosial yang dilaksanakan para yowana.

Dukungan juga diberikan kepada dunia pendidikan. Siswa sekolah dasar yang berprestasi mendapatkan perhatian dan apresiasi dari LPD sebagai bentuk motivasi agar generasi muda terus bersemangat mengejar prestasi.

“Untuk anak-anak yang berprestasi juga kita berikan kontribusi. Ini bagian dari perhatian LPD terhadap pendidikan dan generasi penerus,” katanya.

Tidak berhenti di sana, LPD Semana juga berupaya hadir dalam kegiatan desa adat, termasuk ketika desa melaksanakan upacara atau piodalan.

Dalam kegiatan tersebut, LPD memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan lembaga. Bahkan, meskipun kondisi keuangan tidak selalu mudah, semangat untuk berkontribusi tetap dijaga.

READ  Bangkit Melayani Krama, LPD Semana Kini Tumbuh dengan Aset Rp 15 Miliar

“Walaupun kondisi kita tidak selalu besar, kita tetap berusaha memberikan kontribusi. Minimal kita ikut membantu. Karena kita juga bagian dari desa ini,” ungkapnya.

LPD Bukan Sekadar Tempat Simpan Pinjam

Langgeng menilai, selama ini masih ada masyarakat yang melihat LPD hanya dari sisi tempat menyimpan uang atau mendapatkan pinjaman.

Padahal, ketika LPD sehat dan berkembang, manfaatnya dapat dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Mulai dari mendukung kegiatan pemuda, pendidikan, kegiatan sosial, hingga membantu pelaksanaan kegiatan desa adat.

Karena itu, ia berharap prajuru desa adat dan seluruh komponen masyarakat ikut memperkenalkan dan memperkuat keberadaan LPD.

“LPD harus dipromosikan kepada krama. Kalau LPD sudah mampu memberikan kontribusi seperti ini, masyarakat harus tahu. Jangan hanya melihat LPD ketika membutuhkan pinjaman,” tegasnya.

Menurutnya, semakin banyak dana masyarakat yang dikelola melalui LPD, semakin besar pula kemampuan lembaga tersebut untuk memberikan kontribusi kepada desa adat.

Ia menyebut kondisi LPD Semana saat ini terus bergerak ke arah yang lebih baik. Bahkan, aset LPD Semana kini telah mencapai sekitar Rp14 miliar.

Pertumbuhan tersebut menjadi modal penting untuk semakin memperkuat pelayanan kepada krama.

Bersama-sama Menyelesaikan Persoalan

Di tengah proses kebangkitan tersebut, LPD Semana juga masih menghadapi tantangan, salah satunya terkait adanya sejumlah kredit yang bermasalah.

Namun, Langgeng menegaskan penyelesaian persoalan tersebut tidak semata-mata harus dilakukan dengan pendekatan keras.

Ia lebih mengedepankan pendekatan kekeluargaan dan kesadaran.

Menurutnya, krama yang memiliki kewajiban kepada LPD harus dibangun kesadarannya bahwa utang tetap merupakan kewajiban yang harus diselesaikan.

“Kita ketuk hatinya dulu. Kita sadarkan bahwa utang memang harus dibayar, apapun alasannya. Kalau belum mampu melunasi, silakan dicicil sesuai kemampuan. Yang penting ada niat dan kemauan untuk menyelesaikan,” ujarnya.

READ  LPD Desa Adat Peliatan Masuk 10 Besar Aset se-Bali, Laba Tembus Peringkat 5 Tahun 2025

Pendekatan tersebut, kata dia, penting dilakukan karena LPD merupakan bagian dari desa adat dan masyarakat yang dilayani juga merupakan warga sendiri.

Ia berharap prajuru desa adat, pengawas dan pengurus LPD dapat berjalan bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.

Sebab, menurutnya, persoalan besar tidak akan mudah diselesaikan apabila hanya dipikul oleh satu atau dua orang.

“Kalau kita bersatu antara prajuru, pengawas dan pengurus LPD, saya optimis. Kalau kita sendiri-sendiri menghadapi persoalan, tentu berat,” katanya.

Bangkit dengan Kepercayaan

Bagi Langgeng, kebangkitan LPD Semana bukan sekadar tentang angka aset yang kini mencapai Rp15 miliar. Lebih dari itu, kebangkitan tersebut harus diikuti dengan tumbuhnya kembali kepercayaan krama.

Kepercayaan menjadi fondasi utama. Ketika masyarakat percaya dan mau bersama-sama membangun LPD, maka lembaga tersebut akan semakin kuat dan manfaatnya akan semakin besar bagi desa adat.

Ia juga mengajak seluruh krama untuk tidak lagi melihat persoalan masa lalu sebagai penghalang untuk melangkah ke depan.

“Yang sudah berlalu mari kita jadikan pelajaran. Sekarang mari bersatu untuk memperbaiki LPD,” ujarnya.

Menurutnya, masa depan LPD tidak hanya ditentukan oleh pengurus, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen desa adat.

“Kalau kita bersama-sama, saya optimis LPD bisa semakin baik. Kita bangun lagi kepercayaan masyarakat dan kita selesaikan persoalan yang masih ada,” tegasnya.

Manfaat LPD Kembali kepada Krama

Keberadaan LPD sejatinya memiliki filosofi sederhana: uang krama dikelola untuk kepentingan krama dan desa adat.

Karena itu, ketika LPD tumbuh sehat, manfaatnya tidak berhenti pada neraca keuangan. Ada kegiatan pemuda yang terbantu, anak-anak berprestasi yang mendapatkan apresiasi, kegiatan desa adat yang mendapat dukungan, hingga masyarakat yang memperoleh akses permodalan.

READ  LPLPD Bali Perkuat 116 LPD Sejak 2017, Masing-Masing Dapat Dana Penguatan Rp100 Juta

Semangat inilah yang ingin terus ditanamkan LPD Semana.

Aset Rp 15 miliar menjadi angka yang membanggakan, tetapi manfaat bagi krama adalah ukuran keberhasilan yang sesungguhnya.

LPD Semana kini memilih untuk bangkit bukan dengan melupakan masa lalu, melainkan menjadikannya pelajaran. Dengan kebersamaan, keterbukaan, pengawasan yang kuat, serta dukungan seluruh krama, LPD diharapkan kembali menjadi rumah ekonomi masyarakat adat.

Sebab, ketika LPD kuat, desa adat ikut kuat. Dan ketika manfaat LPD benar-benar dirasakan krama, kepercayaan pun akan tumbuh kembali.

Dari krama, untuk krama, dan kembali untuk menguatkan desa adat

Berita Terbaru

Aset LPD Desa Adat Peliatan Tembus Rp 540 Miliar, Laba Rp 8,9 Miliar: Kepercayaan Nasabah Jadi Kekuatan Utama

Bangkit Melayani Krama, LPD Semana Kini Tumbuh dengan Aset Rp 15 Miliar

BKS-LPD Karangasem Soroti Perlindungan Pekerja: LPD Jangan Hanya Kuat di Keuangan, Hak Tenaga Kerja Wajib Dijamin

LPLPD Bali Perkuat 116 LPD Sejak 2017, Masing-Masing Dapat Dana Penguatan Rp100 Juta

LPD Desa Adat Peliatan Masuk 10 Besar Aset se-Bali, Laba Tembus Peringkat 5 Tahun 2025